Tempat Ibadah Dalam Angka
Jumlah masjid, musholla, langgar, serta rumah ibadah agama lain (gereja, wihara, klenteng, pura), sebarannya per kecamatan, data imam/takmir, dan potensi pengembangan.
Sebaran per kecamatan
Tiap batang mencantumkan jumlah total · masjid/musholla/langgar, lalu tambahan rumah ibadah agama lain bila ada. Tekan batang untuk menyaring.
Jenis tempat ibadah
Dari kolom "Jenis" pada form Data Tempat Ibadah: Masjid, Musholla, Langgar, Gereja, Wihara, Klenteng, atau Pura.
- Masjid 42 19,5%
- Musholla 121 56,3%
- Langgar 51 23,7%
- Gereja 1 0,5%
Rumah ibadah agama lain
Rumah ibadah umat Kristen (gereja), Buddha (wihara), Hindu (pura), dan Khonghucu/Tionghoa (klenteng) — diisi lewat kolom "Jenis Tempat Ibadah" pada form Data Tempat Ibadah.
| Kecamatan | Gereja | Wihara | Klenteng | Pura | Jumlah | Profil KUA |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Suruh | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 | Buka |
Status tanah tempat ibadah
Dari kolom "Status Tanah" pada form Data Tempat Ibadah. AIW dan sertifikat wakaf adalah istilah tanah wakaf umat Islam; rumah ibadah agama lain umumnya diisi "Pribadi" atau "Lainnya".
- AIW 131 60,9%
- Sertifikat Wakaf 49 22,8%
- Pribadi 34 15,8%
- Lainnya 1 0,5%
AIW = sudah ber-Akta Ikrar Wakaf · Sertifikat Wakaf = sudah bersertifikat · Pribadi = tanah belum diwakafkan.
Data tempat ibadah, imam & takmir
Jumlah tempat ibadah dihitung dari daftar nama yang diunggah (dipisah menurut kolom "Jenis"); kolom "Agama lain" = gereja + wihara + klenteng + pura (rinciannya ada di panel Rumah ibadah agama lain di atas), sedangkan kolom AIW/Sertifikat/Pribadi berasal dari kolom "Status Tanah". Imam & takmir tetap diisi lewat rekap angka.
| Kecamatan | Masjid | Musholla | Langgar | Agama lain | Total | Takmir | AIW | Sertifikat wakaf | Tanah pribadi | Profil KUA |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Suruh | 42 | 121 | 51 | 1 | 215 | 136 | 131 | 49 | 34 | Buka |
Potensi pengembangan
Dihitung dari angka yang sudah ada — bukan data jabatan per orang.
- 78 dari 214 rumah ibadah umat Islam (36,4%) belum tercatat punya takmir tetap — pendataan takmir adalah langkah pertama pembinaan.
- Rasio 1 masjid : 2,9 musholla; rasio musholla terbanyak ada di Kecamatan Suruh. Musholla yang jamaahnya sudah membesar dapat diusulkan naik status menjadi masjid.
- 51 langgar/surau ikut terdata (23,7%) dari seluruh tempat ibadah. Langgar biasanya berdiri di dusun kecil; pendataannya berguna untuk mengusulkan bantuan pembangunan.
- Selain rumah ibadah umat Islam, terdata 1 rumah ibadah agama lain (1 gereja, 0 wihara, 0 klenteng, 0 pura). Pendataan ini melengkapi gambaran kerukunan umat beragama — kolom Status Tanah untuk rumah ibadah agama lain umumnya diisi "Pribadi" atau "Lainnya".
- Dari 215 tempat ibadah yang status tanahnya sudah diisi, 34 masih berdiri di atas tanah pribadi (15,8%) — sasaran utama pendampingan ikrar wakaf bagi masjid, musholla, dan langgar.
- 180 tempat ibadah sudah bersertifikat wakaf atau ber-AIW; salinan dokumennya sebaiknya ikut diarsipkan di KUA setempat.
- Angka ikrar wakaf di atas hanya dihitung dari status AIW & Sertifikat Wakaf. Rumah ibadah agama lain tidak dihitung di situ — AIW dan sertifikat wakaf adalah istilah tanah wakaf umat Islam, dan statusnya cukup dicatat "Pribadi" atau "Lainnya".
- Angka pada halaman ini bertingkat: data tempat ibadah per kecamatan, lalu rinciannya di halaman KUA masing-masing kecamatan.